Renungkan….
Sejenak saya mendengarkan lagu “Berita pada Kawan” yang dilantunkan oleh penyanyi legendaris ” Ebiet G Ade” pikiran saya menjurus tentang keadaan Indonesia saat ini. Indonesia saat ini sedang mengalami krisis yang berkepanjangan jika masing2 dari diri kita tidak sadar akan kesalahan2 kecil yang kita lakukan sehari-hari , seperti buang sampah sembarangan, menghambur-hamburkan uang untuk foya-foya dan lain sebagainya. Renungkan apakah kita pernah memikirkan efek yang telah kita ciptakan dengan melakukan hal itu. Belum lagi banyaknya pabrik2 yang semakin marak menjarah daerah pedesaan yang masih steril. Apakah mereka berpikir tentang kelangsungan alam didesa sana???… Saya disini mengajak anda sekalian untuk berpikir lebih “jauh” untuk menekan “pengikisan” alam kita.
Untuk melakukannya kita bisa melakukan beberapa hal dibawah ini :
1. MEmbuang sampah pada tempatnya
2. Menggalakan program penghijauan
3. Rutin melakukan kerja bakti
4. Hemat energi
5. Lebih sering naik angkot
6. Jangan malas untuk berjalan jika berpergian jarak dekat
Ini lirik lagu ” Berita pada Kawan ” semoga bisa mengilhami anda
D A D
Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Em A D
Sayang engkau tak duduk disampingku kawan
D A D
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
Em A D
Di tanah kering bebatuan
D A D
Tubuhku terguncang dihempas batu jalanan
Em A D
Hati tergetar menampak kering rerumputan
D A D
Perjalanan ini pun seperti jadi saksi
Em A D
Gembala kecil menangis sedih oooo
reff-1
A G D
Kawan coba dengar apa jawabnya
A G D
Ketika ia kutanya mengapa
A G D
Bapak ibunya telah lama mati
A G D
Ditelan bencana tanah ini
G
Sesampainya di laut
D
Kukabarkan semuanya
Em A D
Kepada karang kepada ombak kepada matahari
G D
Tetapi semua diam tetapi semua bisu
Em A
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit
reff-2
D A
Barangkali disana ada jawabnya
A D
Mengapa di tanahku terjadi bencana
G D
Mungkin Tuhan mulai bosan Melihat tingkah kita
Em A D
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
G D
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Em A G A D
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang ( disadur dari tembang.web.id)
Thnx
Juni 9, 2008 pada 9:36 am
sip ae
Juni 9, 2008 pada 10:45 pm
saya sudah bisa buang sampah di tempatnya, tapi kalau nyetop beli pulsa buat internetan seperti ini, susah boss..
Juni 10, 2008 pada 12:16 pm
wah wah wah….
berapa banyak kerugian negara ini akibat ilegal logging??
blom lagi dampaknya terhadap lingkungan….
Juni 11, 2008 pada 1:45 am
itu lagu lamaaaa sekali… saya suka ebit. lah, sekarang mana orangnya yah??
kangen penampilan live soalnya…
Juni 12, 2008 pada 9:17 am
Sip bel q wis merenung
Juni 13, 2008 pada 2:55 am
Yg no 1, 2, 4, 6 sih udah berjalan sebagaimana mestinya.
Yg nomer 3…errr, aku bisa ikutan kerja bakti dimana ya?
Trus yg nomer 5, sepertinya susah tuh…soalnya trauma naek angkot dipalakin, hixs
Juni 18, 2008 pada 1:48 pm
wah sorry aku anak hardcore gtu…jdi gak tw lgu jaman dlu …..
Juni 22, 2008 pada 7:27 am
kok gak ganti-ganti sech!?!?!?!?!
Juni 22, 2008 pada 1:10 pm
Nice art….
For you, I’ll give 7 points…..
Juni 24, 2008 pada 1:58 am
Always merasa tersentuh tiap denger lagunya EBiet G. Ade yg atu neh..
T_T
Juni 25, 2008 pada 5:21 am
@kindy: iyak tuh lgu mank enak………
Juni 25, 2008 pada 7:22 am
Saya adalah orang yang gak berani mengendarai kendaraan…
Jadi kalau perjalanan hanya berjarak <1 km saya bisa mencapainya dengan jalan kaki.
Alhamdulillah… tidak banyak menyumbang polusi…
Juni 26, 2008 pada 10:02 am
selamat sore dan salam kenal dairku langitjiwa.
salamku
Juli 6, 2008 pada 9:11 am
yuks mari merenung….
Juli 17, 2008 pada 3:07 am
! Aku kasih tau ya mas jangan pernah tanya pada rumput yang bergoyang tidak akan pernah ada jawaban
Oktober 17, 2008 pada 7:59 am
lagunya asyik itu saya dulu pernah dengar….